Metal Pickling

Ini adalah salah satu proses perlakuan terhadap material yang pernah saya lakukan sebagai salah satu requirement sebelum proses pengelasan dilakukan.secara garis besar pickling berarti mengambil , artinya mengambil sesuatu dari permukaan benda kerja. disini berarti mengambil sesuatu dari permukaan material, untuk memberikan hasil permukaan yang lebih bersih sebelum proses pengelasan dilakukan, karena tujuannya adalah memberikan permukaan yang lebih bersih maka tentu saja ada test dan persyaratan mengapa proses ini diperlukan.

Tujuan : Why Pickle?
Pickling cleans and restores the corrosion resistance of components fabricated from Stainless Steel and thus considerably influences their service life and usefulness.

Awalnya dari mana ? kita kembali lagi ke masalah Oxide / Oksidasi dalam bahasa amerika sono,,,yak,,yak. Oksidasi terjadi karena proses reaksi antara udara sekitar dengan salah satu komponen didalam material / benda kerja.

Kebanyakan material Alloys tahan panas yang eks boss saya bilang “Eksotik” material seperti inconnel , Haynes dan Titanium, memiliki campuran nickel , cobalt,dan chromium yang sangat bereaksi aktif dengan udara sekitar sehingga menghasilkan suatu permukaan Oxide diluarnya yang mengakibatkan kesulitan pada saat proses pengelasan berlangsung. Secara umum memang permukaan ini sangat tipis tapi tidak jarang juga terlihat sangat jelas.

Ketika proses pengelasan dilakukan kepada material yang memiliki ketebalan kurang dari 0.01″ (0,254mm) maka Ratio perbandingan antara dinding Oxide dengan ketebalan material menjadi sangat significant, naaah,,,,disinilah masalah mulai timbul euy

Tambahan lagi Oxide layer on material bisa sangat mengganggu pada saat proses heat treatment karena titik leburnya tinggi sehingga menambah kesulitan heat treatment terhadap benda kerja, sebagai contoh misalnya dari data yang saya dapat  bahwa Nickel Alloy 200 mencair pada suhu sekitar 2650 F, sementara nickell oxide akan melebur pada suhu 3795 F.

Pada saat weld pool terjadi maka Oxide bisa terperangkap didalam weld pool sehingga menghasilkan deffect yang disebut “Lack of Fussion” atau weldingan yang tidak sempurna menyatu, dan ini biasanya unacceptable karena berlanjut kepada kerapuhan material yang bisa mengakibatkan failure/kegagalan,proses pengangkatan oxide layer ini maka disebut “PICKLING”

Ketika proses pickling tidak terjadi sempurna dan masih menghasilkan sisa oxide layer di atas permukaan maka bisa juga mengakibatkan crack di daerah root gap, dalam struktur mikro tentunya hal ini akan terlihat jelas , bukti akan saya coba ambil berupa gambar begitu saya ada kesempatan,,,he,he,

Disisi yang lain. Stainless steel mendapat perlakuan yang berbeda dengan scenario di atas, dari salah satu website yang saya temui mereka menggunakan prosess ini khusus untuk stainless steel dengan scenario kebalikannya

===================================================================

The corrosion resistance of Stainless Steels is primarily based upon the presence of at least 13% chromium in the alloy. In combination with oxygen, the chromium forms a dense chemically resistance passive layer of chromic oxide which protects the surface against corrosion.

Unfortunately, every mechanical treatment will damage the surface layer by contamination with ferritic matter, changes to the microstructure, development of stresses and a reduction of chromium content. In addition, any heat treatment, such as annealing and welding, will lead to scaling and discolouration. These aspects not only diminish the visual appearance of the component, but in particular reduce its corrosion resistance.

A dense passive layer of chromium oxide can only form on a metallically pure surface.

Professionally pickled Stainless Steel surfaces and welding seams:

  • are metallically pure, free of scale and discolouration
  • have full corrosion resistance
  • have a decorative satin metallic appearance.

How to Pickle
Depending upon size and shape, the components that are to be pickled are either immersed in a pickling bath or the pickle solution is applied to the metal surface. The process is allowed to take effect for a few minutes up to a few hours at room temperature and then fully rinsed with water.

The active chemicals consist of mixed acids that cause a removal of the surface layer of the component from 1 to 3 microns. Oxide scale and discolouration, ferrites and surface contamination are preferentially attacked and removed. The final passive film is formed while rinsing with water and upon exposure to air.

Applications
Virtually all 300 Series stainless steel components are suitable for pickling and indeed should be pickled as a matter of routine, especially any welded fabrication.

====================================================================

Standard baku yang saya gunakan sebagai referensi pickling adalah

– ASTM A380-06 Standard Practice for Cleaning, Descaling, and Passivation of Stainless Steel Parts, Equipment and Systems

to be continue….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s